Artikel Terbaru
- A Step to Virtualization
- CIO Sharing "IT as a Business-Enablers"
- The Worlds Leading Peer-Led Data Center Conference & Expo Series
- Membangun aplikasi di era Cloud Computing
- Blog : Tempat Mengembangkan Kreativitas
- Jakarta Game Show 2012
- Pentingnya Service Desk pada institusi TI
- Kenapa USB Drive tidak boleh langsung dilepas dari komputer?
- Chrome, Firefox, Internet Explorer. Browser mana yang lebih baik?
- INDOCOMTECH 2012
Diskusi Terbaru
-
- Obat Herbal Parkinson | GPL-D 083875761105
- In THE LOUNGE / Forum Jual Beli
- 6 hours 40 minutes ago
-
- Obat Herbal Sinusitis | GOL-G 083875761105
- In THE LOUNGE / Forum Jual Beli
- 7 hours 51 minutes ago
-
- Obat Tradisional Migrain | ALC 083875761105
- In THE LOUNGE / Forum Jual Beli
- 10 hours 54 minutes ago
Find me on Facebook
| Implementasi File Screening pada Windows Server 2003 R2 |
|
|
|
| Jumat, 12 November 2010 02:19 |
|
Windows server 2003 R2 (atau 2008 R2) memungkinkan seorang administrator untuk mengelola dan mencegah pengguna komputer (user) pada sebuah institusi dalam mengkonsumsi semua kapasitas harddisk yang tersedia pada server, atau lebih buruk lagi menyimpan file-file yang dapat menimbulkan ancaman terhadap "keamanan server". Dengan adanya kemampuan File Screening pada Windows server 2003 R2, Kita dapat melindungi server dan mencegah pengguna menyimpan file tipe tertentu (misal *.mp3, *.exe, dll). Untuk membantu dalam penerapan file screening, akan dijelaskan hal-hal berikut ini:
Ada saatnya setiap administrator menghadapi masalah yang berhubungan dengan pengguna yang men-download file yang tidak diinginkan. Jika file tersebut berukuran sangat besar (seperti file konten media), server dapat dengan cepat kehabisan kapasitas. Bukankah akan lebih baik jika kita bisa mencegah pengguna menympan file tersebut ke server, tanpa harus repot-repot menerapkan kuota disk?. Pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana file screening dapat mencegah hal tersebut. Definisi file screening. File screening adalah salah satu fitur baru yang diterapkan pada windows server 2003 R2, yang memungkinkan seorang administrator untuk mendaftarkan jenis file yang tidak sah, dan kemudian:
Template file screening dan group file. Windows server 2003 R2 memiliki lima standar template file screening. Masing-masing template tersebut akan mendefinisikan jenis file yang akan diterapkan. Adapun kumpulan ekstensi file yang terdaftar pada group tersebut adalah merupakan file-file yang aktif. Daftar dibawah ini merupakan nama file group beserta ekstensi-nya:
Mengelola template file screening dan group file Kita dapat menggunakan salah satu File Server Management atau File Server Resource manager konsol untuk mengelola komponen file screening. Konsol ini tidak di instal kecuali kita mengkonfigurasi server kita sebagai File Server. Berikut langkah-langkah untuk mengkonfigurasi server menjadi File Server:
Konfigurasi pemberitahuan/notifikasi melalui email Server memungkinkan untuk memberitahukan kepada pengguna, administrator, atau keduanya setiap kali pengguna mencoba untuk menyimpan file yang tidak di izinkan. Untuk itu kita harus mengkonfigurasi server terlebih dahulu dengan SMTP server. Lakukan langkah berikut untuk mengkonfigurasi fileserver dengan SMTP server :
Implementasi File Screening Langkah pertama dalam melindungi server kita dengan file screening file-file yang tidak di izinkan adalah dengan membuat strategi terlebih dahulu. Ada dua faktor yang harus kita perhatikan/pertimbangkan ketika menerapkan file screening:
Contoh Kasus "Mencegah pengguna menyimpan file Audio dan Video pada Server" Pada contoh kasus ini, kita khawatir pengguna akan menghabiskan kapasitas harddisk server dengan menyimpan file-file audio (ex mp3, wma, dll) dan video (ex mpeg, avi, 3gp, dll) yang tiap file nya berukuran sangat besar. Untuk mencegah hal itu terjadi, kita dapat memilih salah satu default template yang sudah disediakan yaitu Block Audio and Video Files. Supaya server dapat mengirimkan email pemberitahuan setiap ada pengguna yang mencoba menyimpan file ini, kita harus sedikit merubah konfigurasi pada template Block Audio and Video Files. Ikuti langkah berikut:
Mengaktifkan file screening
Membuat Pengecualian
Implementasi File Screening sudah selesai, untuk mengetest-nya, cobalah untuk menyimpan file MP3 kedalam folder yang sudah kita proteksi tadi. Jika proses yang kita lakukan sudah benar, maka kita tidak akan bisa menyimpan file MP3 tersebut pada server. Contoh tampilan pesan kepada pengguna yang mencoba menyimpan file audio
Contoh tampilan email pemberitahuan kepada administrator
|
| Baca artikel IT lainnya : | |















Comments